Sunday, October 21, 2012

Kejar Kesempatan

ada yang mengatakan kesempatan itu harus dikejar atau ada yang mengatakan kesempatan itu harus ditunggu. pernah mendengar "tunggu kesempatan yang baik, baru bertindak". saya kurang setuju dengan perkataan tersebut. karena kesempatan itu seharusnya dikejar bukan ditunggu atau dilihat saja. contohnya, kesempatan untuk menjadi kaya, cara mengejarnya adalah dengan bekerja keras dan bersabar. kalau ditunggu sampai kapan pun tidak akan pernah menjadi kaya. permasalahannya adalah bukan dari kesempatan yang ada tetapi niat untuk mengejar kesempatan tersebut. jika niat kita untuk mengejar kesempatan hilang ditengah jalan maka kesempatan itu bisa tertunda atau hilang begitu saja sehingga tidak akan datang lagi kesempatan kedua untuk mengejar kesempatan tersebut. tidak hanya mengejar kesempatan yang penting namun yang tidak kalah pentingnya adalah berserah kepada yang di Atas. secara sadar ataupun tidak, jika kita mengejar kesempatan tersebut tanpa berserah yang terjadi hanyalah kekecewaan pada saat mengejar kesempatan tersebut karena tidak tercapai - capai.

kejarlah kesempatan dan berserah kepada yang di Atas.

2 comments:

  1. nice post sob..
    article yang menarik,saya tunggu article berikutnya yach.hehe..
    maju terus dan sukses selalu...
    salam kenal yach...
    kunjungi blog saya juga ya sob,banyak tuh article2 yang seru buat dibaca..
    agen situs poker online indonesia uang asli,poker online terpercaya dan teraman...
    http://chaniaj.blogspot.com/ dan situs kesayangan kami http://oliviaclub.com
    serta sites.google kebanggaan kami https://sites.google.com/site/pokeronlineterpopuler/
    di oliviaclub.com poker online uang asli terbaik di indonesia dengan teknologi teraman dan tercanggih.
    main dan ajak teman anda bergabung dan dapatkan 20% referral fee dari house commision untuk turnover teman ajakan anda...

    ReplyDelete
  2. Awesome work.Just wanted to drop a comment and say I am new to your blog and really like what I am reading.Thanks for the share

    ReplyDelete